Sebelum kamu menghabiskan Uni Lemange ini...

ada sesuatu yang ingin kami ceritakan.

↓ Tekan untuk melanjutkan

Gigitan Pertamamu Hari Ini

Mungkin hari ini kamu hanya ingin mencoba camilan baru.

Tapi sebenarnya, kamu sedang mencicipi sesuatu yang sudah hidup selama bertahun-tahun.

Cerita yang Hampir Dilupakan

Di tengah ramen.

Di tengah croffle.

Di tengah makanan viral yang datang dan pergi.

Ada makanan tradisional yang perlahan mulai dilupakan.

Lemang adalah salah satunya.

Kenapa Kami Memilih Lemang?

Kami memilih lemang karena kami percaya makanan tradisional tidak seharusnya kalah oleh zaman.

Jika generasi muda tidak mengenalnya, siapa yang akan melanjutkan ceritanya?

Lemang Tradisional
↓
Uni Lemange

Kami tidak mengubah identitasnya.

Kami hanya mencari cara baru agar lebih banyak orang mengenalnya.

Apa yang Ada di Dalamnya?

🌾

Ketan

Dasar dari semuanya. Sederhana, tetapi selalu menjadi bagian penting dalam banyak tradisi.

đŸĨŠ

Abon

Sentuhan gurih yang membawa pengalaman baru.

đŸŒļī¸

Bumbu Rendang

Pengingat bahwa Indonesia kaya akan rasa dan rempah.

🍃

Daun Pisang

Pembungkus sederhana yang telah digunakan sejak lama.

Mereka yang Sudah Mencoba

"Aku kira ini cuma lemang biasa. Ternyata saus rendangnya bikin beda." — Nabila
"Baru pertama kali makan lemang dan ternyata aku suka." — Fadhil
"Yang paling aku suka adalah ceritanya." — Pelanggan Uni Lemange

Jika makanan bisa bercerita,

mungkin Uni Lemange akan berkata:

"Terima kasih sudah memberiku kesempatan untuk tetap dikenal."

Tradisi Bertemu Teknologi

đŸ“Ļ Kemasan ↓ 📱 Scan QR ↓ 🌐 Website ↓ 📖 Cerita ↓ â¤ī¸ Pengalaman

Melalui teknologi sederhana berupa QR Code, kami ingin membuat makanan tradisional tidak hanya dinikmati, tetapi juga dikenal dan dipahami.

Terima Terima Kasih.

Karena hari ini kamu tidak hanya membeli makanan.

Kamu ikut menjaga sebuah cerita agar tetap hidup.

📸 Instagram Uni Lemange đŸ’Ŧ WhatsApp